Skip to main content
BerandaFAQBagaimana cara implementasi ISO 31000?
/ FAQ

Bagaimana cara implementasi ISO 31000?

Implementasi ISO 31000 dilakukan melalui tujuh langkah: (1) komitmen pimpinan, (2) penetapan konteks, (3) identifikasi risiko, (4) analisis risiko, (5) evaluasi risiko, (6) treatment & monitoring, (7) komunikasi & konsultasi berkelanjutan. Implementasi yang efektif butuh integrasi dengan strategi organisasi dan dukungan teknologi seperti software manajemen risiko.

Tujuh Langkah Implementasi ISO 31000

(1) Leadership Commitment: pimpinan tertinggi terbitkan Risk Management Charter, tetapkan Risk Owner per unit. (2) Establish Context: konteks eksternal & internal, risk criteria. (3) Risk Identification: workshop per unit, output Risk Register. (4) Risk Analysis: tentukan likelihood & impact, hitung inherent vs residual risk. (5) Risk Evaluation: bandingkan dengan risk appetite & tolerance, prioritaskan. (6) Risk Treatment: 4T strategy (Treat, Tolerate, Transfer, Terminate) dengan PIC, deadline, anggaran. (7) Monitoring & Review: KRI tracking, review berkala, audit independen.

Berapa Lama Implementasi?

Durasi bervariasi: 3–6 bulan untuk perusahaan kecil (<100 pegawai), 6–12 bulan untuk perusahaan menengah, 12–24 bulan untuk BUMN/korporasi besar (1.000+ pegawai), 18–36 bulan untuk holding multi-entitas.

Ingin lebih dalam tentang topik ini?

Lihat BANGGA E-RISK — software ISO 31000
[ SIAP MULAI? ]

Siap memulai transformasi tata kelola institusi Anda?

Jadwalkan demo 45 menit dengan tim solution engineer kami. Kami akan mendemonstrasikan produk yang paling relevan dengan kebutuhan institusi Anda.

Chat WhatsApp