Skip to main content
BerandaRekomendasiKorporasi Privat dan Multinasional
/ REKOMENDASI

Rekomendasi GRC untuk Korporasi Privat dan Multinasional

Korporasi privat — terutama yang go public (Tbk), holding besar, atau anak usaha multinasional — punya tuntutan tata kelola dari multiple stakeholder: OJK/BEI (untuk perusahaan publik), board of directors, parent company global, dan sertifikasi profesional. Software GRC harus mendukung kerangka internasional.

Konteks Regulasi

Kerangka yang Berlaku

Kerangka regulasi: POJK untuk emiten dan sektor keuangan, UU Perseroan Terbatas, regulasi sektoral spesifik (telco, asuransi, energi). Standar internasional: IPPF, ISO 31000, COSO ERM, COSO Internal Control, ESG framework. Untuk multinasional: ISO 27001, ISO 22301 (BCM), SOX (kalau listed di USA).

Tantangan Khas

Pain Points Utama

  • Compliance multi-jurisdiksi (Indonesia + parent company HQ regulations)
  • ESG reporting yang dituntut investor institusional
  • Three Lines of Defense yang matang dengan internal audit independen
  • Risk management terintegrasi dengan strategy execution
  • Standar pelaporan yang dapat di-benchmark secara internasional
Logika Pemilihan

Cara Memprioritaskan

E-TILA + E-RISK adalah core. WBS untuk perusahaan publik atau yang punya kewajiban whistleblowing dari parent company. KMS optional, biasanya diadopsi setelah core GRC matang. KPKU tidak relevan untuk korporasi privat (specific BUMN). UPG hanya jika operasional banyak melibatkan pegawai pemerintah (mis. proyek infrastruktur).

Klien Real

Implementasi di Klien Sejenis

  • DONGGI SENORO LNG — WBS (joint venture energi)
  • New ARMS — E-RISK
  • SAMUEL ASET MANAJEMEN — E-RISK (sektor keuangan)

Daftar diatas berdasarkan data DB klien per 2026-04-26. Lihat portfolio lengkap untuk detail per klien.

[ SIAP MULAI? ]

Siap memulai transformasi tata kelola institusi Anda?

Jadwalkan demo 45 menit dengan tim solution engineer kami. Kami akan mendemonstrasikan produk yang paling relevan dengan kebutuhan institusi Anda.

Chat WhatsApp